Pendaftaran SNBP 2026 resmi dibuka hari ini, 3 Februari 2026, menandai dimulainya perjuangan siswa kelas 12 untuk memperebutkan kursi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian. Agar strategi pendaftaran Anda lebih matang, sangat penting untuk memantau daya tampung SNBP dan tingkat keketatan jurusan. Memahami kuota setiap prodi akan membantu Anda mengukur rasio persaingan secara realistis sebelum memantapkan pilihan di laman SNPMB.
Sebelum melangkah ke proses finalisasi pendaftaran, mari kita bedah langkah-langkah mengecek kuota kampus tujuan serta hal-hal krusial yang wajib Anda perhatikan.
Cara Cek Daya Tampung SNBP 2026 di Laman Resmi
Data kuota setiap program studi dapat diakses secara transparan untuk membantu Anda menyusun strategi. Berikut langkah-langkahnya:
- Kunjungi situs resmi di https://snpmb.id/snbp/daftar-ptn-snbp.
- Cari dan klik Institut Teknologi Sepuluh Nopember pada daftar PTN.
- Temukan prodi tujuan Anda (Misalnya: S1 Teknik Sipil).
- Perhatikan kolom Daya Tampung 2026 yang tersedia.
- Bandingkan dengan jumlah peminat di tahun-tahun sebelumnya untuk melihat grafik persaingan.
Informasi Penting: Per artikel ini dibuat, sistem sedang melakukan pembaruan data secara bertahap. Jika kuota prodi tertentu belum muncul, silakan cek kembali secara berkala.
Membedah Tren Peluang: Studi Kasus Teknik Sipil ITS
Berdasarkan data historis (seperti pada gambar yang dilampirkan), membaca tren sangat krusial untuk menentukan apakah sebuah prodi termasuk “zona merah” atau tidak. Berikut adalah cara menganalisis data untuk prodi Teknik Sipil:
1. Analisis Grafik Peminat vs Daya Tampung
Melihat data 5 tahun terakhir (2021-2025), kita dapat melihat dinamika persaingan yang cukup signifikan pada prodi Teknik Sipil:
| Tahun | Jumlah Peminat | Daya Tampung | Persentase Keketatan |
| 2021 | 576 | 40 | 6.94% |
| 2022 | 600 | 40 | 6.67% |
| 2023 | 561 | 36 | 6.42% |
| 2024 | 576 | 36 | 6.25% |
| 2025 | 715 | 36 | 5.03% |
Kesimpulan Tren: Persaingan di Teknik Sipil cenderung semakin ketat. Meskipun daya tampung tetap di angka 36 kursi sejak 2023, jumlah peminat melonjak tajam di tahun 2025 menjadi 715 orang. Hal ini menurunkan peluang lolos (keketatan) menjadi hanya 5.03%, yang artinya hanya 1 dari 20 pendaftar yang diterima.
2. Ambang Batas Nilai Rapor (Passing Grade)
Sebagai institut teknologi, ITS sangat memperhatikan nilai mata pelajaran pendukung seperti Matematika dan Fisika. Untuk prodi dengan keketatan tinggi seperti Teknik Sipil, rata-rata nilai rapor yang disarankan berada di kisaran 89 – 91 agar tetap kompetitif.
Faktor Penentu Lainnya dalam SNBP
Selain angka kuota, ada beberapa hal teknis yang sering kali terabaikan oleh calon mahasiswa namun sangat memengaruhi penilaian.
Kewajiban Portofolio
Berdasarkan data umum prodi Teknik Sipil, tidak ada kewajiban portofolio untuk jurusan ini. Portofolio biasanya hanya diwajibkan untuk jurusan seni atau olahraga. Namun, pastikan Anda tetap memeriksa juknis terbaru jika memilih prodi lintas jurusan seperti Desain Produk atau Arsitektur di pilihan kedua.
Strategi Pemilihan Prodi
- Konsistensi Nilai: ITS menilai stabilitas nilai dari semester 1 hingga 5. Pastikan grafik nilai Anda cenderung naik atau minimal stabil.
- Indeks Sekolah: Rekam jejak alumni sekolah Anda di ITS juga menjadi variabel penentu yang kuat dalam jalur prestasi.
Jadwal Pendftaran SNBP 2026
| Pengumuman Kuota Sekolah | 29 Desember 2025 |
| Masa Sanggah | 29 Desember 2025 – 15 Januari 2026 |
| Registrasi Akun SNPMB Sekolah | 05 – 26 Januari 2026 |
| Pengisian PDSS oleh Sekolah | 05 Januari – 02 Februari 2026 |
| Registrasi Akun SNPMB Siswa | 12 Januari – 18 Februari 2026 |
| Pendaftaran SNBP | 03 – 18 Februari 2026 |
| Pengumuman Hasil SNBP | 31 Maret 2026 |
| Masa Unduh Kartu Peserta SNBP | 03 Februari – 30 April 2026 |
Tanggal terakhir mendaftar SNBP 2026, yaitu pada tanggal 18 Februari 2026 pukul 15.00 WIB. Siswa diharapkan selalu memantau jadwal dan segera mendaftar.
Kesimpulan
Memasuki persaingan SNBP 2026 membutuhkan kombinasi antara nilai rapor yang unggul dan analisis data yang cerdas. Dengan keketatan Teknik Sipil yang mencapai angka 5%, pastikan Anda sudah melakukan rasionalisasi nilai secara mendalam.
Semoga data ini membantu Anda memantapkan langkah menuju kampus perjuangan. Selamat berjuang!